The Effect of Water Hyacinth Biomass (Eichornia crassipes)on the Concentration of Chlorophyll-a on Local Catfish (Clarias batrachus) Rearing

Deni Efandry Simatupang(1*), Syafriadiman Syafriadiman(2), Saberina Hasibuan(3),


(1) Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau
(2) Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau
(3) Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau
(*) Corresponding Author

Abstract


Eichornia crassipes have root fibers that can repair water quality, improve the concentration of chlorophyll-a, increase growth, and maintain the survival of local catfish. The purpose of this study was to obtain the best biomass of water hyacinth for the increasing concentration of chlorophyll-a on local catfish rearing in August – September 2020. This study used a one-factor completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replication. The treatments in this study had different water hyacinth biomass, P0 (Control), P1 (112 g m-2), P2 (162 g m-2), and P3 (212 g m-2). The local catfish seeds that are used are sized approximately 5-7 cm, weigh 2.62-3.02 g, maintained for 30 days in a rearing container with a peat water volume of 98 L and a density of 2 fish L-1. The result showed that the best treatment was biomass 212 g m2 water hyacinth containing concentration chlorophyll-a 0.73 µg L-1 with the value of correlation concentration chlorophyll-a (r)=0.97 and R2=0.95, it was able to improve concentration chlorophyll-a on local catfish rearing such as increasing pH 5.7-6.0, nitrate 2.45 mg L-1, phosphate 2.09 mg L-1, temperature 27-280C and dissolved oxygen 5.4-5.5 mg L-1. Absolute weight growth (9.04g) with the value of correlation (r) = 0.99 and R2 = 0.99, and survival rate of local catfish (94.67%). The highest growth of the biomass water hyacinth per 3 days is 2.82%.

Keywords


Peat Water; Fry; Chlorophyll-a; Biomass

Full Text:

PDF

References


Adani, N.G., Muskanonfola, M.R. & Hendarto, I.B. (2013). Kesuburan Perairan Ditinjau dari Kandungan Klorofil-a Fitoplankton: Studi Kasus di Sungai Wedung, Demak. Diponegoro. Journal of Maquares 2(4): 38-45

Asih, A.P. (2019). Pengendalian Eutrofikasi Danau Rawa Pening. Universitas Jendral Soedirman. 72 hlm.

Balali, S., Hoseini, S.A., Ghorbani. R., Khordi, H. (2013). Relationship between Nutrients and Chlorophyll-a in the International Alma Gol Wetland, Iran. J Aquac Res Development 4(3):1-5.

Boyd, C.E. (1979). Water Quality Management for Fish Pond Culture. Elsevier Scientific Publishing Company. New York: 77-92

Boyd, C.E. (2015). Water Quality. Switzerland: Springer. 252 hlm.

Brown, N.A. (1997). Estimating Biomass and Biomass Change for Tropical, a Primer. Rome: FAO Forestry Paper 134, FAO.

Damayanti. (2015). Fertilize of Peat Soil with Phosfat Fertilizer in Different Grade Based on Parameter of Physycal Chemistry. University of Riau.

Dauhan, R.E.S., Efendi, R., & Suparmono. (2014). Efektifitas Sistem Akuaponik dalam Mereduksi Konsentrasi Amonia pada Sistem Budidaya Ikan. Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, 2(1): 297-302.

Dinata, H. (2017). Kelimpahan Fitoplankton pada Kolam Tanah Gambut yang diberi Vermikompos Berbeda. Jurnal Online Mahasiswa. Universitas Riau, 4(2): 17 hlm.

Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius. Cetakan ke-5. Yogyakarta 258 hlm.

Effendie, H. (1979). Metode Biologi Perikanan. Yayasan Dwi Sri. Bogor. 112 hlm.

Emmanuel, A., Lillian, I.E., Samson, E.N., Ugwu. (2018). Effect of Water Hyacinth (Eichornia crassipes) on the Physicochemical Properties of Fishpond Water and Growt of African Catfish. African Journal of Agriculture Research. 13(2): 54-56.

Guritno, B. (2003). Program Penyelamatan Rawa Pening. Prosiding Pekan Ilmiah Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Senat Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana. Salatiga. p.29-37.

Hartanti, P.I., Alexander, T.S.H. & Ruslan, W. (2014). Pengaruh Kerapatan Tanaman Eceng Gondok (Eichornia crassipes) Terhadap Limbah Cair Penyamakan Kulit. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 1(2): 31-37.

Hasan, G.H., & Rudhy, G. (2013). Peningkatan Produktivitas Budidaya Ikan di Lahan Gambut. Media Akuakultur, 9(1).

Hasim, A.N. (2014). Peranan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) Sebagai Fitoremediator di Media Budidaya Ikan Gurami (Osphronemus gouramy Lac.) Ukuran 3 cm dalam Wadah Terkontrol. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Hidayat, D., Susanti, A.D., & Yulismar. (2013). Kelangsungan Hidup, Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Gabus (Channa striata) yang Diberi Pakan Berbahan Baku Tepung Keong Mas (Pomacea sp). Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia. 1(2): 161-172

Huwoyon, G.H., & Gustiano, R. (2013). Peningkatan Produktivitas Budidaya Ikan di Lahan Gambut. Jurnal Media Akuakultur, 8(1): 13-21. http://dx.doi.org/10.15578/ma.8.1.2013.13-21

Ismet, M.Y. (2020). Kelimpahan Mikroorganisme dalam Kolam Gambut Ikan Patin (Pangasius sp.) yang Diberi Campuran Biofertilizer Feses Manusia dan Sapi. Skripsi. Pekanbaru: Universitas Riau. 29 hlm.

Julianti. (2017). Konsentrasi Klorofil-a di Parit Sungai Belanda, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau. Skripsi. Pekanbaru. Universitas Riau.

Kordi, K. (2010). Pengelolaan Kualitas Air dalam Budidaya Perairan. Penerbit Rineka Cipta. Jakarta. 208 hlm.

Kordi, K., & Tancung, A.B. (2005). Budidaya Ikan, Biologi, Pembenihan dan Pembesaran. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama.

Leitão, P.C. (2012). Management of the trophic status in Portuguese peat. 20 p. http://swat.tamu.edu/media/56573/b4-3-leitao.pdf.

Niti. (2008). Struktur Komunitas Fitoplankton di Danau Opi Jakabaring Kota Palembang. Jurnal Sainmatika. 12(1):56-66.

Purwasari, R., Fauzie, R.M., & Haryono. (2011). Pengaruh Fitoremidiasi Eichornia crassipes Terhadap Kadar Fosfat dan Amonia di Instalasi Pengolahan Limbah Cair. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 3(4).

Ratnani R.D., Hartati, I., Kurniasari, L. (2011). Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) untuk Memperbaiki Kualitas Air. Jurnal Momentum, 7(1): 41-47.

Roshisati, I. (2002). Distribusi Spasial Biomassa Fitoplankton (Klorofil-a) di Perairan Lampung pada Bulan Mei, Juli, dan September 2001. Program Studi MSP. FPIK. IPB. Bogor. 71 hlm

Rumanti, M., Rudayanti,S., Mustafa. (2014). Hubungan Antara Kandungan Nitrat dan Fosfat dengan Kelimpahan Fitoplankton di Sungai Bremi Kabupaten Pekalongan. Diponegoro. Journal of Maquares. 3(1):168-176

Sanaky, A. (2003). Struktur Komunitas Fitoplankton Serta Hubungannya dengan Parameter Fisika Kimia Perairan di Muara Sungai Bengawan Solo Ujung Pangkah Gresik, Jawa Timur. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Saputra, H. (2012). Perbaikan Sifat Fisika Kimia Air dan Tanah Gambut dengan Amelioran yang Diformulasikan di Desa Rimbo Panjang. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Riau. Pekanbaru.

Sinaga, J. (2019). Pengaruh Campuran Pupuk Hayati Feses Manusia dengan Feses Sapi Terhadap Perubahan Konsentrasi Klorofil-a pada Media yang Diberi Tanah Gambut. Skripsi. Pekanbaru. Universitas Riau.

Sudjana, N. (1991). Tuntunan Penyusunan Karya Ilmiah. Bandung : Sinar Baru.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmawardi. (2011). Studi Parameter Fisika Kimia Air pada Wadah Tanah Gambut yang Diberi Pupuk Berbeda. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. Riau. (tidak diterbitkan)

Suswati, D., Sunarminto, B.H., Shiddieq. D., Indradewa. (2011). Karakteristik dan Kesesuaian Lahan Gambut di Risau Jaya III Kabupaten Raya. J Agipura: 984-990

Syafriadiman., Pamukas, N.P., Hasibuan, S. (2005). Prinsip Dasar Pengolahan Kualitas Air. MM Press. Pekanbaru. 132 hlm

Syulfia, R. (2015). Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Betok (Anabas testudineus) dengan Padat Tebar yang Berbeda. Skripsi. Pekanbaru. Universitas Riau

Tarkus, A., Hasibuan, S., & Pamukas, N.A. (2014). Jenis dan Kelimpahan Fitoplankton pada Kepadatan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepenus) yang Berbeda dengan Teknik Bioflok. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau.

Ugya, A.K., Toma, I.M., & Abba, A. (2015). Comparatives Studies on the Efficiency of Lemna minor L., Eichornia crassipes and Pistia stratiotes in the Phytoremidiation of Refinery Waste Water. Science World Journal. 10(3).

Yunus, T., Hasim., & Tuiyo, R. (2014). Pengaruh Padat Penebaran Berbeda Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Lele di Balai Benih Ikan Kota Gorontalo. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 2(3).

Yusnita, S. (2019). Pengaruh Dosis Biofertilizer Formulasi terhadap Kelimpahan Fitoplankton pada Media Tanah Gambut yang Dipelihara Ikan Gabus (Channa sp.). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. 6.

Zainuddin. (2013). Pengaruh Eceng Gondok Terhadap Unit Pengolahan Air Gambut. Jurnal Teknik Sipil. 9(2)

Zonneveld, N., Huisman, E.A., & Boon, J.H. (1991). Prinsip-Prinsip Budidaya Ikan. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 318 hlm


Article Metrics

Abstract view : 147 times
PDF - 136 times

DOI: http://dx.doi.org/10.31258/jpk.28.1.7-17

Copyright (c) 2023 Deni Efandry Simatupang, Syafriadiman Syafriadiman, Saberina Hasibuan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


Gedung Marine Center Lt 2. Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

 Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.