Suitability Analysis of Beach Ecotics in Gua Manik Beach and Benteng Beach of Portuges, Jepara District

Ahmad Rifqi Faqih Rojana, Firman Farid Muhsoni

Abstract


The development of ecotourism based on the preservation of natural resources is very important so that its sustainability does not damage the environment. Banyumanis Village, Donorojo Subdistrict, Jepara Regency has tours of Gua Manik Beach and Portuguese Fort Beach which were developed for coastal ecotourism. The purpose of this study is to analyze the value of the Tourism Suitability Index, Area Supporting Capacity, and Utilization Support Capacity in that location. The method used is to calculate IKW, DDK and DDP . The research results of the Tourism Suitability Index Pantai Gua Manik 85.71% (appropriate) and Fort Portuguese Beach 76.19% (appropriate). The value of Area Supporting Capacity at Gua Manik beach is 1185 people/day and Fort Portuguese beach is 240 people/day. The Utilization Support Capacity value for Gua Manik beach is 118 people/day and Fort Portuguese beach is 24 people/day

Keywords


Tourism Conformity Index; Regional; Carrying Capacity; Utilization Carrying Capacity

Full Text:

PDF

References


Bibin, M., Vitner, Y., dan Imran, Z. (2017). Analisis Kesesuaian dan Daya Dukung Wisata Kawasan Pantai Labombo Kota Palopo. Jurnal Pariwisata, 4(2): 94–102.

Chasanah, I., Purnomo, PW., dan Haeruddin, H. (2017). Analisis Kesesuaian Wisata Pantai Jodo Desa Sidorejo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 7(3): 235–243.

Febyanto, F., Pratikto, I., Koesoemadji. (2014). Analisis Kesesuaian Wisata Pantai di Pantai Krakal Kabupaten Gunungkidul. Journal of Marine Research, 3(4): 429–438.

Hazeri, G., Hartono, D., dan Cahyadinata, I. (2016). Studi Kesesuaian Pantai Laguna Desa Merpas Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur Sebagai Daerah Pengembangan Pariwisata dan Konservasi. Jurnal Enggano, 1(1): 33–41. https://doi.org/10.31186/jenggano.1.1.33-41

Hidayat, M. (2011). Strategi Perencanaan dan Pengembangan Objek Wisata. Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, 1(1): 33–44.

Ketjulan, R. (2010). Daya dukung perairan pulau hari sebagai obyek ekowisata bahari. 14(2): 195–204.

Kristianjaya, O., Suryaningsih, M., dan Mustam, M. (2014). Pengembangan Wisata Benteng Portugis Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Jepara. Journal of Public Policy, 3(4): 6-14

Masita, H K., Femy, M S., Sri, N.M. (2013). Kesesuaian Wisata Pantai Berpasir Pulau Saronde Kecamatan Ponelo Kepulauan, Kabupaten Gorontalo Utara. Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan. Universitas Negeri Gorontalo

Muflih, A., Fahrudin, A., dan Wardiatno, Y. (2015). Suitability and Carrying Capacity of Tourism in Tanjung Pasir Coast and Untung Jawa Island. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 20(2), 141–149.

Muhsoni, F. F. (2016). Modelling of Utilization Carrying Capacity of Sapudi Island Using. Jurnal Kelautan, 9(1): 73–84.

_______. (2017). Potensi dan Pengelolaan Pulau Gili Gili Labak. UTM PRESS.

Muhsoni, F. F., & Efendy, M. (2016). Analisi Daya Dukung Pemanfaatan Pulau Gili Labak Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan VI.

Mutmainah, H., Kusumah, G., Altanto, T., dan Ondara, K. (2016). Kajian kesesuaian lingkungan untuk pengembangan wisata di Pantai Ganting, Pulau Simeulue, Provinsi Aceh. Depik, 5(1): 19–23.

Nugraha, H. P., Indarjo, A., dan Helmi, M. (2013). Studi Kesesuaian dan Daya Dukung Kawasan untuk Rekreasi Pantai di Pantai Panjang Kota Bengkulu. Journal Of Marine Research, 2(2): 130–139.

Pickering, C., dan Hill, W. (2007). Impacts of Recreation And Tourism on Plants in Protected Areas in Australia (C. Cooper, T. De Lacy, & L. Jago (eds.)). CRC for Sustainable Tourism.

Sunarta, N., dan Arida, S.N. (2017). Pariwisata Berkelanjutan. Cakra Press.

Suryadhi. (2013). Rancang Bangun Alat Ukur Kecepatan dan Arah Arus Laut Berbasis Mikrokontroller. Neptunus, 19(1): 23–34.

Tambunan, J. M., Anggoro, S., dan Purnaweni, H. (2013). Kajian Kualitas Lingkungan dan Kesesuaian Wisata Pantai Tanjung Pesona Kabupaten Bangka. Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 356–362.

Vera, G.C., Suprapto, D., dan F. Purwanti. (2018). Analisis Kesesuaian Wisata Pantai Bondo di Kabupeten Jepara Jawa Tengah. Journal of Mquares, 7(4): 342–351.

Wabang, I. L., Yulianda, F., dan Susanto, H. A. (2018). Kajian Karakteristik Tipologi Pantai untuk Pengembangan Wisata Rekreasi Pantai di Suka Alam Perairan Selat Pantar Kabupaten Alor. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 1(2): 199–209.

Wunani, D., Nursinar, S., dan Kasim, F. (2013). Kesesuaian Lahan dan Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 1(September): 89–94.

Yulius, Rahmania, R., Kadarwati, U. R., Ramdhan, M., Khairunnisa, T., Saepuloh, D., Subandriyo, J., dan Tussadiah, A. (2018). Buku Panduan (Kriteria Penetapan Zona Ekowisata Bahari) (F. Yuliand, H. A. Susanto, R. Ardiwidjaja, & E. Widjanarko (eds.)). IPB Press




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/jpk.27.1.6-11

Copyright (c) 2022 Jurnal Perikanan dan Kelautan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN
Gedung Marine Center Lt 2. Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.