HEDONIC TESTING OF MILKFISH COOKIES WITH ADDED MORINGA LEAVES AS COMPLEMENTARY FOOD FOR PREGNANT WOMEN TO PREVENT STUNTING IN NUNUKAN

Authors

  • Siti Hajar Department of Fish Product Technology, Nunukan State Polytechnic Author
  • Jemri Jemri Department of Fish Product Technology, Nunukan State Polytechnic Author
  • Sri Astika Department of Bussiness Administration, Nunukan State Polytechnic Author
  • Jifa Jifa Department of Fish Product Technology, Nunukan State Polytechnic Author
  • Alifah Alifah Department of Fish Product Technology, Nunukan State Polytechnic Author

DOI:

https://doi.org/10.31258/ajoas.9.1.18-29

Keywords:

Milkfish, Stunting, Hedonic, Pregnant mother, Moringa Leaves

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women occurs due to nutritional deficiencies due to insufficient energy and nutrient intake, which can endanger the mother's health and cause fetal growth retardation. This condition can be prevented by providing supplementary feeding (PMT) to balance nutritional intake and to avoid stunting from in utero (1). Stunting can occur in utero and is only visible when the child is two years old. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS) of Nunukan Regency, the number of babies born with low birth weight (LBW) increased from 225 babies (2022) to 353 babies (2023), while the number of babies with malnutrition increased from 192 babies to 391 babies in 2023 (2). The urgency of this study is the provision of complementary foods in the form of cookies for pregnant women from processed milkfish with additional nutritional value from moringa leaves for early stunting prevention in Nunukan Regency, North Kalimantan Province. Processed cookies are very important for pregnant women to achieve optimal nutritional adequacy. The purpose of this study is to test the hedonic (level of preference) and proximate testing on cookies made from milkfish (Chanos chanos) with the addition of moringa leaves (Moringa oleifera) as an effort to overcome the problem of malnutrition cases, especially about stunting that starts from mothers during pregnancy or pregnancy as an early prevention so that children are not born with a large birth weight (LBW), especially in Nunukan Regency, North Kalimantan. The research method was a survey to measure the level of preference or acceptance of milkfish cookies containing nutrients from moringa leaves among pregnant women, with 30 panelists. Complementary foods were analyzed for preference levels to assess the innovation's acceptance in the processing of these cookies. The results of the proximate analysis of this cookie product that still do not meet the requirements are the water and ash content. Meanwhile, the nutritional content of cookies according to SNI 01-7148-2005 (special drinks for pregnant and/or breastfeeding mothers) and SNI 2973.2022 (biscuits) has met the quality requirements for protein, fat, and carbohydrate levels. Meanwhile, hedonic testing using SPSS version 27 with Duncan analysis for color parameters yielded 4.40; aroma, 4.07; texture, 4.33; taste, 4.10; aftertaste, 4.13; and overall, 4.13. These results indicate that all sensory attributes, aroma, texture, taste, aftertaste, and overall acceptance, were categorized as "liked," suggesting that the product has a good level of acceptance among the panelists

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. [BRIN] Badan Riset dan Inovasi Nasional. Kajian Nasional Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia. Jakarta: BRIN, 2024.

2. Trisyani, Y. Peran Status Gizi Ibu Hamil terhadap Kejadian Stunting pada Anak. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 2020; 5(1): 23-30

3. [BPK RI] Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja Penanganan Stunting di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Jakarta: BPK RI, 2025.

4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Kinerja Kementrian Kesehatan, 2021.

5. Peraturan Bupati Nunukan. Peraturan Bupati Nunukan Nomor 45 Tahun 2019 tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Nunukan. Nunukan: Pemerintah Kabupaten Nunukan, 2019.

6. Darmawan, A. Program ABAAS (Ayah Bunda Asuh Anak Stunting) sebagai Inovasi Daerah dalam Percepatan Penanganan Stunting. Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah, 2023; 7(2): 101-110

7. WHO. Guideline on Antenatal Nutrition and Maternal Health. Geneva: World Health Organization, 2016.

8. Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Berat Badan Lahir Rendah sebagai Faktor Risiko Stunting pada anak di Indonesia. Yogyakarta: FK UGM, 2022.

9. Martadilla, R., Putri, S., Rahman, H. Prevalensi Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Indonesia. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 2024; 12(1): 45-53.

10. Ahmad, R., Sari, D. Kandungan Protein dan Asam Lemak Omega-3 pada Ikan Bandeng (Chanos chanos) sebagai Sumber Pangan Bergizi. Jurnal Ilmu Perikanan Indonesia, 2021; 26(2): 85-92.

11. Almatsier, S. Prinsip Dasar Ilmu Gizi dalam Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2019.

12. Badan Pangan Nasional. Kandungan Gizi dan Asam Amino Esensial pada Ikan sebagai Sumber Protein Hewani. Jakarta: Badan Pangan Nasional, 2022.

13. Rahayu, M., Sari, L., Hidayat, R. Pemenuhan Kebutuhan Protein pada Ibu Hamil untuk Mencegah Stunting. Jurnal Gizi Indonesia, 2022; 10(2): 89-97.

14. FAO. Moringa (Moringa oleifera): A highly nutritious plant for food security. Rome: Food and Agriculture Organization, 2018.

15. Ahmawati, W. Hubungan Anemia pada Ibu Hamil dengan Risiko Stunting pada Anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2021; 16(3): 145-151

16. Alodokter. Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan Ibu Hamil dan Pencegahan Anemia. Alodokter Health Information Portal, 2024.

17. Purnamasari, Y., Widiada, I.N., Jaya, I.K.S., Salam, A. Sifat Organoleptik dan Kadar Air Biskuit Teka dengan Penambahan Tepung Tempe Kacang Tanah. J. Gizi Prima, 2017; 2(1): 1–6

18. Winarno, F. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia, 2004.

19. Manley, D. Manley's Technology of Biscuits, Crackers and Cookies. 4th ed. Cambridge: Woodhead Publishing, 2011.

20. HP, S., Rosida, D.F., Islamiyati, D. Eksplorasi Umbi-Umbian untuk Peningkatan Sumber Daya. Jurnal Teknologi Pangan, 2013; 7(2): 140–150.

21. Astuti, S., Anayuka, S.A. Sifat Fisik dan Sensori Flakes Pati Garut dan Kacang Merah dengan Penambahan Tiwul Singkong. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 2019; 19(3): 232.

22. Permatasari, N., Angkasa, D., Swamilaksita, P.D., Melani, V., Dewanti, L.P. Pengembangan Biskuit MPASI Tinggi Besi dan Seng dari Tepung Kacang Tunggak (Vignia unguiculata L.) dan Hati Ayam. Jurnal Pangan dan Gizi, 2020; 10(02): 33–48

23. Kartika, E.Y., Astuti, E.N.N., Damayanti, N.A. Penentuan Kadar Air dan Kadar Abu. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, 2014.

24. Syifa, N., Bintari, S.H., Mustikaningtyas, D. Uji Efektivitas Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum Linn.) Sebagai Antibakteri pada Ikan Bandeng (Chanos Chanos) Segar. Life Science, 2013; 2(2): 71–77

25. Hidayah, A.N. Pengaruh Substitusi Tepung Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) pada Pati Garut dan Pati Sagu terhadap Karakteristik Biskuit Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi) (Kajian Jenis Pati dan Tingkat Substitusi Tepung Ikan). Universitas Brawijaya, 2015.

26. Sholihah, M., Lestari, S., Widyastuti, E. Pengaruh proses pemanasan terhadap kandungan mineral dan kadar abu bahan pangan. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 2017; 10(1): 34–40.

27. Winahyu, D.A., Fatmawati, R., Putri, S.N., Safitri, N.K.D.A. Pengabdian Masyarakat Tentang Gizi Daun Kelor. Journal of Public Health Concerns, 2023; 3(1): 13-18

28. Yameogo, W.C., Bengaly, D.M., Savadogo, A., Nikièma, P.A., Traoré, S.A. Determination of Chemical Composition and Nutritional Values of Moringa oleifera Leaves. Pakistan Journal of Nutrition, 2011; 10 (3): 264-267.

29. Pratiwi, A.W., Nofita, N., Winahyu, D.A. Perbandingan Kadar Besi (Fe) pada Daun Kelor (Moringa oleifera) yang Tumbuh di Dataran Tinggi dan Dataran Rendah secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Jurnal Analis Farmasi, 2021; 6(2): 102-108

30. Berkovich, L., Earon, G., Ron, I., Rimmon, A., Vexler, A., Lev-Ari, S. Moringa oleifera Aqueous Leafe Extract Down-Regulates Nuclear Factor-KappaB and Increases Cytotoxic Effect of Chemotherapy in Pancreatic Cancer Cells. BMC Complementary and Alternative Medicine, 2013; 13: 1-7.

31. Gita, R.S.D., Danuji, S. Studi Pembuatan Biskuit Fungsional dengan Substitusi Tepung Ikan Gabus dan Tepung Daun Kelor. Bioedusains: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 2018; 1(2): 155–162

32. Setyawati, E., Nurasmi, N., Irnawati, I., Studi Analisis Zat Gizi Biskuit Fungsional Subtitusi Tepung Kelor dan Tepung Ikan Gabus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 2021; 10: 94–104

33. Irwan, Z. Kandungan Zat Gizi Daun Kelor (Moringa oleifera) berdasarkan Metode Pengeringan. Jurnal Kesehatan Manarang, 2020; 6(1): 69-77

34. BSN. SNI 2973 – 2022. Biskuit. Standar Nasional Indonesia. Jakarta, 2022.

35. BSN. 2005. SNI 01-7148-2005: Minuman Khusus Ibu Hamil danatau Ibu Menyusui. Standar Nasional Indonesia. Jakarta, 2005.

36. Husain, R., Umar, N.S., Suherman, S. Formulasi Tepung Ikan Bandeng (Chanos Chanos) dalam Pembuatan Biskuit sebagai Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi). Jambura Fish Processing Journal, 2023; 5(1).

37. Hafiludin, H. Analisis Kandungan Gizi pada Ikan Bandeng yang Berasal dari Habitat yang Berbeda. Kelautan, 2015; 8(1): 37–43

38. Hermawan, D., Winahyu, D.A., Kurniasari, D, Erna, E., Cookies Daun Kelor Sebagai Inovasi Makanan Pendukung Percepatan Penurunan Stunting. Manuju: Malahayati Nursing Journal, 2023; 5(11): 4038-4047.

39. Nurhidayati, N. Kontribusi Mp-Asi Biskuit Bayi dengan Substitusi Ikan Patin (Pangasius spp ) Terhadap Kecukupan Protein dan Vitamin A. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, 2011.

40. Aning, I.P., Kristianto, Y. Menu Sehat & Antialergi MPASI. Genta Group Production, 2020.

41. Siregar, N. Karbohidrat. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 2014; 13(2): 38-44.

42. Simanjuntak, G.T.Y.B. Pemanfaatan Ampas Jus Kedelai dan Ikan Patin dalam Pembuatan Nugget Serta Uji Daya Terima dan Kandungan Gizinya. Universitas Sumatera Utara, 2018.

43. Sari, Y.V., Rejeki, F.S., Puspitasari, D. Formulasi Cookies dengan Substitusi Tepung Daging Ikan Bandeng (Chanos Chanos) Menggunakan Teknik Pemrograman Linier. Agrointek, 2020; 14 (1).

44. Hajar, S., Harianti, H., Herlina, H., Rahman, A., Renita, R. Proximate Analysis of the Processing of Milkfish (Chanos chanos) Cookies with the Addition of Moringa Leaves (Moringa oleifera) as Complementary Food for Stunted Children and Toddlers in Nunukan Regency, North Kalimantan. Jurnal Natur Indonesia, 2024; 22(2): 100–106

45. Antara, N., Wartini, M. Aroma and Flavor Compounds. Tropical Plant Curriculum Project. Udayana University, 2014.

46. James, C.S. Analytical chemistry of foods. Springer Science & Business Media, 2012.

47. Nicetin, M., Barukčić, I., Galić, K. Influence of Baking Conditions on the Texture Properties of Cookies. Foods, 2024; 13(2): 312

48. Chen, Y., Liu, Y., Feng, X. Food Perception: Taste, Smell and Flavour. Foods, 2023. 12(19): 3628

49. Putri, N.E., Suryanto, E., Santoso, U. Sensory Characteristics and Consumer Acceptance of Fortified Biscuit Products. International Food Research Journal, 2018; 25(4): 1450–1456

50. Mattes, R.D., Tepper, B.J., Hayes, J.E., Dando, R., et al. Basic Taste: A Perceptual Concept. J Agric Food Chem. 2019; 2019:67(47):13145-56

51. Lawless, H.T., Heymann, H. Sensory Evaluation of Food: Principles and Practices, 2nd ed. London: Springer, 2010.

52. Baker, A.K., Castura, J.C., Ross, C.F. Temporal Check-All that-Apply Characterization of Syrah Wine. Journal of Food Science, 2016; 81: S1521–S1529

53. Hermanto, H., Susanty, A. Karakteristik Fisikokimia dan Sensoris Biskuit dengan Penambahan Tepung Ikan Toman (Channa micropletes). Jurnal Riset Teknologi Industry, 2020; 14(2): 253-262

54. Helmizar, H., Arza, P.A., Sakinah, R., Susmiati, S. The Organoleptic Test Formulations Snakehead Fish Flour based Functional Cookies as an Alternative Snack for Stunting Toddlers. Int J Agric Sci. 2022; 5(2):91–4

Downloads

Published

2026-04-07

Issue

Section

Articles